Stikerisasi JAWARA
Untuk memudahkan masyarakat mengenali penerima Dinar dan Dirham, setiap kedai memasang stiker resmi JAWARA.
‘Kami Menerima Dinar dan Dirham’.
Begitu bunyi kalimat pendek yang telah jelas maksudnya itu, tertulis di atas stiker berwarna putih polos. Di bagian atasnya ada gambar tiga buah lingkaran berwarna merah, kuning, dan perak bertuliskan kalimat Tauhid, dengan potongan ayat al Quran di bagian lingkar luarnya. Masing-masing menggambarkan koin fulus, koin Dinar, dan Dirham. Di bagian atas, di sudut kiri terdapat logo WIM (World Islamic Mint), sedang di sudut kanan terdapat logo Jawara (Jaringan Wirausahawan dan Pengguna Dinar Dirham Nusantara).
Inilah stiker resmi JAWARA. Kedai-kedai yang menempelkan stiker tersebut, entah di kaca pintu, jendela, di meja kasir, atau di mana pun bagian yang mudah terlihat, berarti menerima pembayaran dengan fulus, Dinar dan Dirham. Stiker ini mulai bisa dilihat dan ditemukan di kedai-kedai sejak pertengahan Oktober 2011 lalu. Jumlahnya belum banyak, tapi terus bertambah, seiring dengan pertumbuhan anggota JAWARA.
Di Ciganjur, misalnya, Sekolah Alam Indonesia (SAI) secara resmi telah menerima pembayaran uang sekolahnya dengan Dinar atau Dirham. Keputusan ini menyusul ‘anaknya’, yaitu SAIMart, sebuah toserba, yang ada di lingkungan SAI yang telah beberapa bulan ini menerima pembayaran dengan Dinar dan Dirham. Di Tanah Baru, di sekitar Jl. M. Ali, di wilayah ‘Kampung JAWARA’ ini, tentu saja, dapat ditemukan sejumlah kedai JAWARA bersetiker. Ada Toko SahlanMart, toko Komputer ANR, Penerbit Pustaka Adina, seta Warung Soto Kang Adam, dan kedai VCD dan pulsa ‘Dirham Cell’. Di Bandung, Jogyakarta, Cirebon, dan Batam, stikerisasi juga telah dimulai.
Bagi anggota masyarakat yang ingin mendapatkan stiker, bisa menghubungi pengurus JAWARA setempat, mendaftarkan diri, dan mendapatkan stikernya. Sesudah itu, tempelkan, dan mulailah bermuamalah dengan Dinar dan Dirham!